KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN

Kurikulum merupakan seperangkat ketentuan yang memuat tujuan pembelajaran yang terjabarkan dalam kompetensi, dan materi penunjang pencapaian dengan metode yang diperlukan. Berdasarkan penjelasan tersebut, berarti kurikulum berperan sebagai pedoman perkuliahan di S2 TEP FIKP Untan. Konsep kurikulum yang dikembangkan bermaksud memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mencapai kompetensi yang diinginkan.
Sesuai dengan Surat Direktur Pembinaan Sarana Akademik, Dirjen Dikti Nomor 2845/D2/1997 tanggal 29 Oktober dan 3175/D2/1997 tanggal 8 Desember 1997 tentang ketentuan pokok pengembangan dan penyelenggaraan program Magister Pendidikan (M. Pd), ditetapkan proporsi beban SKS dan sebran Kurikulum Nasional sebagai berikut.
Komponen dan Sebaran Beban Studi Kurikulum Nasional
Komponen Proporsi
Beban SKS Sebaran
Beban SKS
MKDU 10 -15 % 4 – 8 sks
MKDK 10 -15 % 4 – 6 sks
MKK 6 -12 % 2 – 6 sks
TESIS 17 -22 % 6 – 8 sks

Berdasarkan kebutuhan PPS TEP-FKIP Untan, Kurikulum Nasional dikembangkan menjadi lima komponen berikut.
1. Mata Kuliah Umum (MKU) merupakan materi kuliah berisikan, pengetahuan umum yang melandasi pembentukan kemampuan meneliti. MKU mengandung pengetahuan yang harus dikuasai oleh mahasiswa setiap Prodi Program Magister Pendidikan.
2. Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK) merupakan materi kuliah berisikan pengetahuan yang membentuk kemampuan mendidik. Pengetahuan dasar ini harus dikuasai oleh setiap peserta Program magister TEP FKIP Untan.
3. Mata Kuliah Keahlian (MKK) merupakan materi kuliah berisiskan pengetahuan yang membentuk kemampuan keahlian. Kemampuan keahlian ini harus dikuasai oleh setiap peserta Program Magister TEP-FKIP Untan.
4. Ma Kuliah Prerequisite (MKP) adalah dua mata kuliah tambahan tentang kependidikan bagi mahasiswa yang berasal dari non kependidikan dan satu mata kulaiah (Bahsa Inggris) untuk seluruh mahasiswa. MKP dimaksudkan untuk memberikan landasan pengetahuan kependidikan dan pengetahuan dasar yang harus dikuasai oleh peserta program magister sebagai acuan penguasaan teori-teori pendidikan selanjutnya.
5. Tesis adalah hasil penelitian yang terencana dan sistematis sebagai pemecahan masalah atau pengembangan konsep baru dalam bentuk laporan tertulis berdasarkan standar yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan, selanjutnya (setelah dilengkapi atau ditambah beban yang dibutuhkan, rentang beban SKS masing-masing PPS berkisar antara 36 sampai dengan 50 sks dengan harapan mendekati 36 sks), , Program S2 TEP-FKIP Untan akhirnya menentapkan jumlah SKS yang ditempuh sebanyak 40 SKS. Jumlah tersebut meliputi kelompok: (1) mata kuliah wajib, dan (2) mata kuliah pilihan yang tersebar dalam lima semester.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: